Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik melakukan pendampingan pada warga dalam pengembangan diversifikasi olahan susu. Yakni, dengan membuat Susu Pasteurisasi dan Yogurt Sultan atau Susu Lumbang Panditan.

Penanggung jawab kegiatan Putri Isnaini menyampaikan, kegiatan ini menyasar warga Dusun Krajan Sidorukun, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Pasuruan. Hal tersebut karena desa ini merupakan daerah penghasil susu terbesar di Kecamatan Lumbang.

“Jumlah Sapi di Desa Panditan ini mencapai 9000 ekor, tiga kali lipat dari jumlah warga,” ujarnya kepada Humas ITSNU Pasuruan, Kamis (03/03/2022).

Namun demikian, susu yang dihasilkan di desa tersebut hanya disetorkan ke koperasi, tanpa dilakukan pengolahan lanjutan. Padahal menurutnya, bila diolah keuntungannya bisa dua kali lipat lebih besar dari biasanya. Untuk itu, pihaknya melakukan pendampingan pengembangan diversifikasi olahan susu itu.

“Alasan yang disampaikan warga bukan tidak ingin mengolah susu. Namun, warga setempat belum mengetahui cara mengolah susu dan khawatir gagal,” imbuhnya

Ia menjelaskan, cara pembuatan susu pasteurisasi dimulai dengan memberi perasa sesuai selera, dan ditambah sedikit sirup gula pada susu sapi segar. Setelahnya, dilakukan pengemasan dalam plastik dan dilakukan pasteurisasi pada suhu lebih kurang 80 derajat celcius selama 10 menit.

“Lalu secepatnya direndam pada air dingin. Kemudian angkat dan tiriskan, baru kemudian simpan di kulkas atau freezer,” terangnya.

Sementara cara pembuatan susu yogurt, yaitu susu Sapi segar dipasteurisasi pada suhu lebih kurang 80 derajat celcius selama 10 menit. Setelah dingin masukkan biang atau starter yogurt dan simpan, kemudian fermentasi selama 12 hingga 24 jam.

“Setelah itu bisa ditambahkan perasa. Kemudian dikemas dan simpan di kulkas,” imbuh Putri Isnaini.

Upaya yang dilakukan oleh mahasiswa ITSNU Pasuruan ini mendapat apresiasi dari Ibu Kepala Desa Panditan, Yani Widyaningsih. Ia mengucapkan terima kasih atas inisiatif mahasiswa ITSNU Pasuruan dalam pembuatan olahan susu.

Ia menambahkan, bahwa masyarakat Desa Panditan sangat termotivasi dan semangat untuk belajar mengolah susu. Sehingga konsumsi susu warga dapat meningkat dan bernilai ekonomis.

Sumber : NU Online Jatim

Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.